Laman

Kamis, 03 Juni 2010

Bagaimana Mengubah Ide Menjadi Bisnis?

Punya ide wira usaha? Bagus. Nah sekarang bagian tersulit adalah: bagaimana mengubah ide itu menjadi suatu mesin wira usaha yang menghasilkan uang?

Jika Anda melihat operasi bisnis yang besar di sekitar Anda, mungkin Anda dapat melihat betapa sederhana wira usaha itu. Dapatkah setiap orang membuat burger? Tentu, mengapa tidak. Tetapi mengapa McDonald membuatnya menjadi wira usaha yang demikian besar?

Yang memisahkan seorang wira usaha dengan seorang pemimpi adalah bahwa seorang wira usaha memiliki keahlian bisnis. Anda jangan berhenti belajar. Anda harus tahu apa yang Anda tidak tahu. Oleh karena itu carilah nasihat dari seorang master di bidangnya.

Kenalilah Diri Sendiri

Keahlian pertama yang harus dikuasai adalah mengenal diri sendiri. Kenali kelebihan dan --terutama-- kekurangan diri sendiri. Terkadang ini sulit karena diri kita selalu dililit oleh ego.

Para pemilik bisnis mendapat keahlian manajemen bisnis melalui praktek dan tukar pengalaman. Itulah mengapa para pemilik bisnis selalu membaca dan menjaga jaringan dengan pemilik bisnis lainnya setiap hari.

Ketika Anda memiliki ide bisnis, Anda perlu mengubahnya menjadi operasi yang berhasil. Anda perlu proyeksi arus kas, karyawan, akunting, hukum, pemasaran, penjualan, dan sebagainya. Ini tidak sederhana lagi ketika Anda mengubah ide sederhana menjadi mesin penghasil uang.

Untuk jangka waktu lama ini merupakan rahasia orang-orang kaya. Tetapi kini tidak lagi. Sekarang sudah cukup informasi bagi siapapun untuk menguasai keahlian ini. Batasannya hanya keinginan Anda sendiri.

Kuasai Keahlian Bisnis #1 : Penjualan Dan Pemasaran

Keahlian nomor satu di dalam wira usaha adalah menjual karena penjualan menjalankan bisnis. Jika Anda punya produk yang bagus, tetapi tidak ada yang mau membeli produk Anda, maka tidak ada bisnis. Titik.

gambar ahli manajemen bisnis

Tahukah Anda keahlian menjual yang paling sulit adalah menjual kepada diri sendiri. Anda akan selalu menemukan alasan untuk tidak melakukan yang seharusnya Anda lakukan.

Keahlian berikutnya adalah pemasaran atau marketing. Ini tidak sama dengan penjualan. Akan tetapi bila Anda melakukan pemasaran yang bagus, maka wira usaha Anda melakukan penjualan akan lebih ringan.

Seni pemasaran adalah menemukan orang yang sedang mencari Anda. Jadi temukan produk atau jasa yang orang cari. Kemudian Anda umumkan ke media tempat target pasar Anda biasa berinteraksi.

Kebanyakan pemilik bisnis kecil memerlukan pemasaran langsung daripada pemasaran image. Pemasaran image biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk menggambarkan perusahaan yang bagus dan bersahabat. Pemasaran langsung fokus untuk mendapatkan prospek yang tertarik dengan dengan produk atau jasa Anda. Prospek ini akan menghubungi Anda untuk menyelesaikan masalahnya.

Cari detilnya di sales and marketing.

Hukum Dan Akunting

Keahlian yang lain adalah akunting, pajak, dan hukum. Tidak, Anda tidak perlu menjadi akuntan atau pengacara untuk memahami akunting, pajak, dan hukum. Yang perlu Anda ketahui adalah ketiganya saling berkaitan. Pemilihan badan hukum akan menentukan praktek akunting dan tanggung jawab pemegang saham (liability).

Sebagai contoh, Anda mendirikan bisnis Anda sebagai usaha perseorangan, maka untung rugi usaha dapat diteruskan sebagai untung rugi pribadi. Anda dapat memasukkan pengeluaran pribadi sebagai pengeluaran usaha sehingga bisa mengurangi pendapatan kena pajak. Akan tetapi kerugiannya usaha perseorangan adalah tarif pajak penghasilan lebih besar dan tanggung jawab tidak terbatas.

Kalau Anda memilih perusahaan terbatas (PT) maka tanggung jawab Anda terbatas pada dana pemegang saham yang disetor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Diberdayakan oleh Blogger.