Laman

Tampilkan postingan dengan label griya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label griya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Februari 2011

Efisiensi Lemari Dapur


Lemari dapur memang tempat menyimpan panci dan peralatan besar lainnya. Hingga tak heran bila Anda membangun lemari-lemari atau laci yang ruangnya besar-besar. Tetapi Anda lupa di dalam lemari juga akan disimpan benda-benda kecil yang tak memerlukan ruang besar. Gelas, pisau, atau sendok misalnya.
Sungguh sayang, bukan bila kita menyediakan laci setinggi 20 cm hanya untuk tempat menyimpan sendok atau pisau? Bukankah lebih baik bila kelebihan ruang tersebut kita ambil sedikit dan memanfaatkannya untuk fungsi lain.
Meja rajang yang bisa ditarik ke luar sungguh pas kita selipkan di antara ruang yang tersisa tadi. Hingga Anda tak perlu lagi menyediakan talenan. Tentu harus dipilih bahan yang mudah dibersihkan. Setelah digunakan meja bisa didorong ke dalam hingga dapur kelihatan rapi.
Selain meja rajang, meja yang ditarik ke luar ini juga bisa berfungsi sebagai tempat meletakkan mangkuk. Atau benda lain penunjang masak kita. Praktis, kan.
Dalam membuat lemari dapur kadang kita juga dihadapkan pada pembagian ruang yang sulit karena ukuran ruang yang tidak genap. Jangan bingung, sisa ruang yang sedikit bisa kita manfaatkan pula. Misalnya membuat lemari dorong yang berfungsi untuk tempat menggantungkan serbet-serbet. Tentu serbet kering yang belum digunakan. Nah, kalau sudah begini dapur anda pasti tampak indah, rapi, sekaligus praktis.
Dok. NOVA

Selasa, 15 Februari 2011

Dapurku, Istanaku


Fungsi utamanya memang sebagai tempat memasak. Tapi, dengan desain yang lebih modern dan irit ruang, dapur tak lagi dipandang sebelah mata, sebaliknya ia menjadi jantung sebuah hunian.
Jika dulu dapur selalu diletakkan di area belakang, sekarang mulai banyak yang berani menempatkannya di area tengah atau depan. Bahkan bersebelahan dengan ruang keluarga ataupun ruang tamu. Dapur pun menjadi primadona karena untuk seberani ini, ia tentu telah memoles dirinya.
Untuk hunian yang mempunyai lahan terbatas dan tidak memungkinkan adanya dapur kotor dan bersih, maka dapur harus lebih fungsional, alias bisa mengakomodasi segala kebutuhan di dalamnya. Untuk menghemat space , biasanya dibuat meja breakfast yang menyatu dengan pantry sehingga meja makan formal tak lagi diperlukan.
Memilih Material
Dilihat dari segi kualitas, terdapat berbagai macam bahan yang mempengaruhi harga dapur tersebut. Ini terkait dengan bahan yang digunakan, apakah kayu solid seperti kayu jati, kayu meranti, dll atau kayu olahan, seperti multiplek, blackboard atau MDF (Medium Density Fiberboard ).
Untuk kayu solid, alternatif finishing -nya bisa dipilih dari mulai pelitur, melamik, atau duco. Kayu olahan juga bisa di-finishing seperti kayu solid atau memakai pelapis seperti HPL (High pressure Laminate ). Sedangkan untuk top table terdapat berbagai macam pilihan seperti keramik, granit, marmer, atau stainless steel . Yang pasti, pilihlah bahan yang bisa tahan terhadap panas dan air.
Alternatif Desain
Untuk desain dapur di lahan terbatas, terdapat beberapa macam tipe yang dipilih, seperti:
Single Line
Menempatkan area memasak dan mencuci dalam satu alur, sehingga hanya ada satu cabinet dapur secara memanjang. Tipe dapur single line ini mempunyai konsep yang fresh dan fashionable . Agar terkesan luas, gunakan warna terang seperti hijau lime .
Double Line
Meski cabinet dapur diletakkan berhadapan, posisi kompor dan sink tidak boleh saling berhadapan agar sirkulasi di dalam dapur tidak terganggu. Sebaliknya, tempatkanlah secara sejajar, sedangkan cabinet di seberangnya bisa digunakan sebagai area saji atau pengolahan.
Letter U atau L
Pertama, space yang ada harus cukup luas. Kedua, perhatikan pola sirkulasi dalam dapur itu sendiri (sama dengan tipe double line ). Agar tak terlalu kaku, pada konsep L seperti gambar di atas, gunakan cermin sebagai pengganti keramik di atas cabinet bawah sehingga lebih lapang, lalu, atur lighting sehingga suasana dapur menjadi hangat dan dramatis.
Dramatis dari Lighting
Jangan acuhkan poin pencahayaan pada dapur. Pasalnya, selain untuk penerangan, lighting menambah kesan dramatis.
Pilihlah lampu TL atau downlight yang berwarna kuning dan letakkan di dalam rak yang berpintu kaca, atau di bawah hanging cabinet . Penataan seperti ini membuat bagian top table (tempat mengolah makanan) jelas terlihat dan maksimal.
Perkiraan Biaya
Dengan menggunakan bahan dasar multiplek dengan finishing melamik atau HPL, biaya untuk cabinet atas berkisar antara Rp 1,5 juta/m’ (meter lari: hanya diukur panjangnya). Sementar cabinet bawah kurang lebih Rp 1,6 juta/m’. Namun harga bisa berubah sesuai dengan merek atau patokan harga dari workshop.
Perkiraan untuk top table juga bervariasi sesuai material, harga granit China kurang lebih Rp 600 ribu/m’), granit Itali pada kisaran Rp. 3 juta/m’). Lain lagi dengan bahan sintetis berwarna solid, di pasaran biasanya ditawarkan dengan harganya kurang lebih Rp 1,5 juta/m’.

Model Dapur Meja Makan Menyatu Dengan Kompor


Meja Makan Menyatu dengan Kompor: Serasa Restoran Jepang

Di dapur ini, begitu kegiatan memasak selesai, hidangan langsung disajikan, tanpa perlu berpindah ruangan. Asyik, kan ?

Penggemar masakan Jepang tentu sudah tak asing dengan konsep meja makan menyatu dengan kompor, seperti pada restoran yang menyajikan menu okonomiyaki , misalnya. Menu masakan ini dimasak dan disajikan langsung dari kompor, yang ada di hadapan para pengunjung restoran. Konsep ini pun bisa diterapkan di rumah. Caranya dengan membuat dapur seperti di foto ini.
Dapur seperti ini relatif praktis, karena kita bisa meniadakan ruang makan. Selain itu, kegiatan memasak hingga bersantap bisa dilakukan di tempat yang sama. Tidak perlu menyediakan piring atau mangkuk khusus untuk menyajikan hidangan, begitu selesai memasak langsung disajikan dan disantap.
Meja dimana kompor ditempatkan sebenarnya adalah peninsula, yang ditambahkan pada rangkaian kitchen set . Anda juga bisa membuatnya di kitchen island , tinggal desain table top -nya agar bisa sekaligus difungsikan sebagai meja makan. Tambahkan kursi, maka Anda pun siap bersantap dengan konsep restoran Jepang. Selamat mencoba! (Anissa Q. Aini)
Foto: iDEA/ Richard Salampessy

Konsep Membuat Dapur

Foto: iDEA/Hendra Nizwar

Dapur indah dan berfungsi optimal sangat mungkin dibangun di ruang terbatas.

Slogan less is more  atau “sedikit berarti lebih” menjadi jawaban membuat dapur mungil di ruang sempit. Meski ruangannya sempit atau ngepas, belum tentu funsi dapur pun jadi terbatas.
Untuk tipe rumah 28m hingga 36m persegi ukuran dapur berkisar dari 2m-4m persegi. Ukuran ini diambil berdasarkan pembagian lay out ruang tipe 28 yang terdiri dari ruang tengah, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur.
Berdasar ukuran, ketersediaan ruang yang terbatas pada dapur dapat berpengaruh terhadap kegiatan pemilik rumah dalam mempersiapkan masakan. Meski begitu, ini bukan berarti kiamat.
Dapur walau berada pada ruang yang terbatas, masih mungkin dimaksimalkan. Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam mewujudkan hal itu adalah: desain dapur, ruang-ruang penyimpanan, dan perabot yang tersedia di sana. (M. Indra Sukma)
Foto: iDEA/Hendra Nizwar

Dapur Sekaligus Area Bersantap

Membuat Dapur Sekaligus Area Bersantap, Boleh Saja!

Menjadikan dapur sekaligus area makan bukan hal yang aneh lagi pada desain dapur modern. Untuk memenuhi dua fungsi ini, ada beberapa ragam desain. Apa saja?

Untuk hunian-hunian mungil seperti apartemen, menyatukan area bersantap dengan dapur, merupakan salah satu solusi mengefektifkan penggunaan lahan. Mulai dari sekadar menempatkan meja bar, hingga menempatkan set meja dan kursi makan. Ada beberapa desain penataan dapur, yang sekaligus difungsikan sebagai ruang makan.
Counter Dining
Kalau kebetulan dapur Anda berada pada lahan yang tidak terlampau luas, counter dining bisa jadi pilihan area bersantap. Bentuknya bisa berupa meja bar mungil. Mengingat luas lahan yang terbatas, biasanya meja bar didesain sederhana dan ramping. Desain dapur sekaligus area santap ini cocok untuk mereka yang masih single , atau sudah menikah tapi belum memiliki anak. Pasalnya, biasanya meja bar hanya bisa menampung dua tempat duduk.
Breakfast Nook
Masih tersisa sedikit lahan di sudut dapur? Manfaatkan sebagai breakfast nook . Caranya tempatkan sebuah meja kecil yang bisa menampung empat hingga enam orang. Biasanya ditempatkan di dekat jendela, atau merapat pada salah satu dinding yang kosong. Masih karena pertimbangan luas lahan, baiknya pilih meja dan kursi yang berdesain ramping.
Eat in Kitchen
Istilah ini sebenarnya hanya penyebutan lain dari meja makan yang menyatu dengan dapur. Berbeda dengan breakfast nook , eat in kitchen biasanya lebih besar. Untuk membuat desain seperti ini, diperlukan lahan yang luas. Pasalnya, Anda perlu menempatkan set meja dan kursi makan untuk paling tidak enam hingga dua belas orang.  Anissa Q. Aini
Foto: iDEA/ Ricardo de Melo

Jenis Bak Cuci Piring Dapur


Kitchen sink (bak cuci piring) merupakan salah satu perabot dapur yang vital fungsinya. Pilihlah bak cuci piring yang tepat untuk dapur Anda.
DALAM proses mengolah, memasak, dan menyajikan makanan, peran kitchen sink (bak cuci piring) sangat penting. Bukan hanya sebagai tempat mencuci piring dan perabot dapur lainnya, bak cuci piring juga dimanfaatkan untuk mencuci berbagai bahan makanan segar.
Dalam memilih bak cuci piring, ada baiknya perhatikan ukuran dan kedalamannya. Pada umumnya, bak cuci piring yang dijual di pasaran memiliki kedalaman 20cm-30cm. Jika Anda menggunakannya untuk mencuci berbagai perabot dapur berukuran besar, sebaiknya pilih bak yang memiliki kedalaman hingga 30cm.
Biasanya bak cuci piring memiliki ukuran panjang mulai dari 40cm. Namun untuk kebutuhan khusus, bisa dibuat bak cuci piring hingga sepanjang 1m. Dalam menentukan ukuran bak cuci piring ini, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan ukuran dapur. Bila dapur kecil, maka sebaiknya gunakan bak cuci berukuran standar, dengan satu lubang berukuran 30cmx40cm. Semakin panjang ukuran bak cucinya, semakin banyak lahan yang digunakan. Agar lebih nyaman, bisa juga dipilih bak cuci piring ini dengan sistem custom made. Dengan demikian Anda bisa menyesuaikan ukuran bak cuci piring dengan luas dapur.
Di pasaran terdapat beberapa jenis bak cuci piring. Mulai dari yang menggunakan bak tunggal (single basin), hingga yang menggunakan tiga bak (triple basin).
1. Bak tunggal (single basin)
Bak cuci piring dengan bak tunggal bisa dibuat dengan ukuran standar atau ukuran yang lebih panjang dan lebar. Untuk bak yang berukuran standar, sangat cocok diletakkan pada dapur yang berukuran sempit. Selain itu, bak tunggal juga lebih mudah dibersihkan.
2. Bak ganda (double basin)
Bak ganda memungkinkan pekerjaan multitasking. Anda bisa mencuci piring di satu bak, sambil mencuci sayuran atau buah-buahan di bak lainnya. Jika ingin menggunakan bak ganda pada dapur terbatas, di pasaran tersedia berbagai ukuran. Bisa dipilih bak ganda dengan ukuran yang berbeda, bak satu lebih kecil dari bak lainnya. Namun, sebaiknya tak perlu menggunakan bak ganda, jika memang tidak terlalu membutuhkannya.
3. Bak triple (triple basin)
Bak cuci piring dengan tiga bak cocok untuk dapur berukuran lebih luas. Biasanya terdiri dari dua bak besar, untuk mencuci peralatan memasak dan perabot dapur lainnya. Dilengkapi pula dengan sebuah bak berukuran lebih kecil untuk mencuci atau mengolah bahan makanan.

Cermin Siasati Kamar Sempit

Roderick Adrian Mozes/Kompas.com  Lokasi: Kuningan City, Jakarta Selatan
 
Tinggal di apartemen dengan ruang kamar yang sempit seolah tinggal di dalam kotak. Namun, kalau Anda tahu cara menyiasatinya, maka kamar yang sempit tidak akan berasa menghimpit.
Seperti interior di apartemen contoh Kuningan City untuk two bedroom kamar Executive dengan luas 81 meter persegi, kamar tidur yang sempit ditambahkan cermin sehingga terkesan luas. Cermin menjadi senjata ampuh untuk memberi kesan luas di dalam ruangan karena memantulkan ruangan dua kali lipat.
Namun, penempatan cermin juga tidak baik apabila dipasang secara menyeluruh. Anda cukup memilih satu sisi untuk dipasangi cermin. Pemilihan variasi cermin di dalam kamar juga bisa beraneka ragam, tergantung ruangan yang anda miliki. Di kamar tidur apartemen contoh Kuningan City, dipilih cermin bermotif yang ditempelkan di dinding secara memanjang.
Yang patut Anda perhatikan dalam memasang cermin, adalah penempatannya tidak boleh berdekatan dengan furnitur lain karena beresiko pecah. Kebersihan cermin juga patut diutamakan, misalnya dengan membersihkannya dari noda dan jamur agar tetap terkesan bening. KOMPAS.com

Ragam Material Bak Cuci Piring



Walaupun harganya relatif mahal, kitchen sink berbahan stainless steel paling banyak digunakan karena mudah dibersihkan dan tahan terhadap panas dan karat.
Kitchen sink adalah piranti dapur yang paling sering digunakan. Tak hanya untuk tempat mencuci piring, buah dan sayuran, mencuci tangan pun kerap dilakukan di sini.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membeli kitchen sink adalah material pembuatnya. Terdapat beragam jenis material, bisa ditemui di pasaran. Memilih yang cocok, haruslah disesuaikan dengan kebutuhan, selera, dan yang tak kalah penting, budget.

Stainless steel

Stainless steel paling banyak digunakan. Terdapat beragam tingkat kepadatan stainless steel. Semakin padat, mengindikasikan kitchen sink lebih kuat dan tahan lama. Biasanya, semakin padat unsur stainless steel, semakin mahal pula harganya. Stainless steel relatif mudah dibersihkan, serta kuat terhadap panas dan karat.

Porselain

Banyak pula orang yang menyebutnya cast-iron (besi cor). Pasalnya, kitchen sink berbahan porselain, biasanya diperkuat pula dengan besi cor. Porselain lebih banyak berperan untuk memberikan tampilan mengkilap (glossy). Besi corlah yang membuat kitchen sink lebih kuat dan tahan lama.

Meski memiliki tampilan indah, porselain bisa retak dan pecah. Apalagi jika sering terkena benda bersuhu panas, seperti air mendidih. Memperbaikinya, hampir tidak mungkin. Biasanya jika lapisan porselain ini rusak, konsumen terpaksa membeli yang baru.

Akrilik

Material  ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Akrilik tidak berpori, sehingga tidak mudah kotor. Ia juga memiliki ketahanan yang baik terhadap goresan. Akrilik juga disukai karena ringan dan mudah dalam hal pemasangan.

Namun berhati-hatilah dengan benda bersuhu tinggi. Benda tersebut dapat mengakibatkan retakan pada permukaan akrilik. Panci atau penggorengan yang masih panas, terkadang juga dapat mengakibatkan akrilik meleleh.

Solid surface

Material ini tergolong baru. Banyak orang menggunakannya untuk menggantikan material alam seperti granit atau marmer. Solid surface terbuat dari campuran akrilik, polyesteresin, siller, dan pigmen warna. Motif dan warnanya beragam. Tampilannya menyerupai granit. Kuat dan padat. Permukaannya juga mudah dibersihkan. Dari segi harga, solid surface lebih murah dibandingkan material alam asli.

Granit

Kitchen sink granit terkenal berharga tinggi. Bukan tanpa alasan. Sink granit tahan terhadap goresan. Ia juga mudah dibersihkan, bila terkena kotoran atau noda. Satu lagi kelebihannya, ia juga lebih tahan terhadap panas, dibandingkan material lainnya. KOMPAS.com

Ragam Bentuk Dapur



Dapur adalah jantung kegiatan sebuah rumah. Itu sebabnya, setiap rumah pasti memiliki dapur. Besar kecilnya dapur sangat tergantung dengan luas ruangan yang tersedia. Beberapa contoh dapur berikut ini bisa jadi inspirasi.
Punya dapur yang fungsional adalah impian banyak orang. Banyak sekali desain dan bahan dasar yang bisa dipakai untuk membuat dapur yang kompak dan fungsional. Tetapi sebelum melangkah lebih jauh, langkah pertama adalah menentukan luas ruangan dan bentuk dapur yang diinginkan.
Jenis dapur ada dua macam, yaitu dapur basah dan kering. Dapur basah biasanya untuk mencuci dan memasak bahan mentah sampai matang. Sedangkan dapur kering hanya untuk mencuci tangan saja. Dengan menentukan dulu jenis dapur yang ingin dibuat, kita bisa menentukan bahan-bahan pembuatnya.
"Bahan dasar untuk dapur basah biasanya yang kuat karena semua kegiatan ada di sana. Misalnya, dari beton dan granit. Sementara dapur kering bisa pakai pelapis tacon, yang tidak bisa dipakai untuk panas," ujar Willys Subagyo.Y, ST, arsitek dari I'nA house. Willys mengatakan dapur yang efektif biasanya berukuran 2x3 meter. "Artinya, cukup untuk dua orang yang bekerja bersamaan di dapur."Beragam Bentuk
Banyak bentuk dapur bisa jadi pilihan. Tetapi hendaklah sesuaikan bentuk dapur idaman Anda dengan luas ruangan yang tersedia. Bebagai bentuk dapur disesuaikan dengan luasnya ruangan, adalah:
1. Garis linear (bentuk I)
Bentuknya hanya satu garis lurus saja. Fungsinya sebagai dapur simpan, memasak, dan mencuci. Ketiganya berada dalam garis lurus. Bentuk yang paling sederhana ini biasanya dipakai untuk rumah-rumah mungil.
2. Double line (dua I)
I pertama fungsinya untuk memasak, I kedua fungsinya untuk menyimpan.
3. Bentuk L
Tempat menyimpan berhadapan dengan tempat cuci dan masak. Bentuk ini paling banyak dijumpai karena tidak memerlukan ruang yang terlalu besar.
4. Bentuk U
Bentuk ini fungsi mencuci, memasak, dan menyimpan ada dalam tiga sudut. Sesuai dengan namanya, bentuk dapurnya menyerupai huruf U. Orang lebih bebas bergerak di dapur U, karena ruangan yang dibutuhkan lebih besar.
5. Island (pulau)
Jika dapur terlalu luas, agak sulit melakukan kegiatan karena tempatnya jadi berjauhan. Makanya dibuat terpisah, bagian untuk memasak berada di tengah-tengah. Kadang bagian tengah bisa dipakai sebagai meja makan, misalnya untuk sarapan. Di bagian lain dipakai untuk memasak, mencuci, dan menyimpan.

Tiga Syarat
Ada tiga syarat yang harus dimiliki sebuah dapur, yaitu keamanan, fungsional, dan kebersihan. "Aman dari benda-benda yang berbahaya bagi anak kecil, bersih artinya bebas dari kotoran sisa makanan, dan fungsional artinya bisa dipakai tiap tempatnya. Untuk barang-barang yang jarang dipakai simpan saja di tempat paling atas. Sementara yang sering dipakai simpan di jangkauan tangan."
Bagi yang percaya, dapur yang baik juga harus sesuai dengan unsur feng shui. Misalnya, kalau jalan ada di sebelah kiri rumah, posisi kompor jangan sejajar dengan jalan. Justru berlawanan atau menghadap ke jalan. "Jika sejajar, saat mengolah masakan, arah sendok seperti membuang makanan. Artinya, seperti membuang rezeki."
Begitu juga halnya dengan warna. Hindari warna oranye untuk dapur. Sementara posisi dapur lebih baik berada di depan rumah karena sirkulasi udara akan lebih bagus. "Kalaupun di belakang rumah, sebaiknya ada sirkulasi udara, misalnya dengan adanya taman."

Jenis Kayu
1. Lapisan tacon terdiri dari formika, multipleks, dan partikel. Selain kualitasnya kurang bagus juga tak bisa dibentuk macam-macam.
2. Bahan melamik termasuk sedikit mahal dibanding duco yang paling mahal. Bahan dari duco prosesnya agak lama karena harus melalui proses amplas. Sayangnya, urat kayunya tidak bisa ditampilkan.
3. Kelemahan tacon sudut-sudutnya tidak bisa rapi. Sedangkan melamic dan duco jauh lebih rapi karena karena disemprot cairan khusus.
Nove

Membuat Dapur Nyaman

 
Bagi sebagian besar orang, dapur merupakan jantungnya rumah. Bahkan bagi suku tertentu seperti Jawa, dapur atau biasa disebut pawon memiliki porsi terbesar dibandingkan ruang yang lainnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, dapur tak lagi tampil kumuh. Malah boleh dibilang, harga kitchen set bersaing dengan harga seperangkat bed set di kamar tidur anak. Tak hanya tampil apik, sebuah dapur juga dituntut kelengkapannya. Bayangkan jika di tengah malam lapar, Anda tak bisa menggodok mi instan hanya karena tak punya panci kecil.

Oleh karena itu sebelum membeli perlengkapan dapur, Anda juga perlu memikirkan ritual dan kebiasaan anggota keluarga. Jika ada anggota keluarga yang memiliki kebiasaan minum kopi di pagi hari, seperangkat coffee maker bisa menjadi perangkat sangat penting.

Untuk ukuran standar, berikut ini adalah beberapa perangkat yang wajib dimiliki di ruang makan dan dapur:

1. Satu set meja makan.

2. Lemari kecil. Pilih yang berlaci agar selain dapat menyimpan makanan, makanan instan, bumbu dapur juga bisa menyimpan sendok, garpu, dan pisau.

3. Taplak meja. Setidaknya miliki 3 buah taplak dengan motif beda yang bisa dipadupadankan.

4. Peralatan makan. Terdiri dari piring, gelas, cangkir, mug, sendok dan garpu, mangkuk, dan serbet.

5. Peralatan dapur. Terdiri dari kompor, satu set pisau, tempat sendok dan nasi, sendok sayur, sendok lauk, sodet, saringan, wajan cekung, wajan antilengket, panci besar dan kecil, dandang, pembuka botol, talenan kayu, parutan, tempat garam dan merica, serta nampan.

6. Rak piring.

7. Rice cooker.

8. Lemari es.

Jika masih ada dana yang tersisa dari bujet, tak ada salahnya jika Anda membeli microwave, food warmer, toaster, dan juicer.

Kesalahan Merancang Kitchen Set

 
Tentu kita tak berharap kitchen set yang sudah mahal-mahal dibuat itu tak maksimal fungsinya. Lebih buruk lagi, keberadaannya membuat kita menyesal.

Merancang kitchen set tak jauh beda dengan mendesain rumah tinggal atau interior ruang pada umumnya. Beberapa hal patut diperhatikan. Perencanaan kurang matang, fungsi kitchen set tak maksimal.

Banyak hal yang perlu kita ketahui. Berikut ini ada tujuh kesalahan utama pemilik rumah dalam merancang kitchen set:

1. Emosional
Pemilik mudah tergiur oleh tampilan indah dan wah. Padahal yang demikian ini belum tentu cocok untuk kondisi dapur di rumahnya.

2. Tidak cukup matang mempertimbangkan potensi lokasi dan ventilasi
Potensi lokasi  menjadi penting demi memperoleh  kitchen set yang berfungsi maksimal. Lokasi ventilasi dan bukaan patut dipertimbangkan untuk menentukan desain yang sesuai alur kerja di dapur.

3. Tidak merancang secara menyeluruh; membuat secara tambal sulam
Langkah ini berbahaya. Tambal sulam berpotensi membuat kitchen set belang-bonteng. Ini bisa terjadi karena ketersediaan material kitchen set berbeda-beda. Syukur-syukur jika material yang dibeli sekarang masih tersedia ketika akan meneruskan pembuatan kitchen set nantinya.

4. Salah memililih kitchen appliances
Langkah ini penting terlebih bagi pemilik yang ingin merancang kitchen appliances secara built-in atau tertanam. Salah memilih dapat berujung kerusakan pada kitchen appliances atau kekacauan pada desain kitchen set.

5. Lebih memilih menekan biaya daripada fungsi
Kondisi ini rata-rata terjadi pada pemilik yang duitnya pas-pasan. Demi memiliki kitchen set yang menterang, bisa jadi mereka-mereka ini memilih menekan harga pembuatan. Di sisi lain, dengan menekan harga, kualitas material pun menjadi lebih rendah. Akibatnya kualitas kitchen set pun ikut terpengaruh.

6. Salah memilih produsen
Kesalahan ini banyak terjadi, dan baru disadari setelah proses pembuatan berjalan atau berakhir. Hindari kesalahan memilih produsen ini dengan lebih cermat menseleksi calon produsen kitchen set. Referensi teman atau kerabat dapat dijadikan acuan.

7. Tidak menggunakan kitchen set sebagaimana mestinya.
Menempatkan kitchen set sebagai barang koleksi atau kesayangan. Akibatnya, upaya membuat kitchen set bakal sia-sia. (www.ideaonline.co.id)- KOMPAS.com

Senin, 06 Desember 2010

Meluaskan Ruang Makan

Duduk di kursi yang nyaman, seolah makan di restoran terkenal. Sensasi cahaya dan motif bunga di kain yang lembut menjadikan makan di sini lebih terasa akrab dan nyaman

Menciptakan ruang yang nyaman bisa jadi salah satu cara menjaga kebahagiaan di dalam rumah. Di sisi lain, kita tentunya sadar bahwa menjaga lebih susah daripada mendapatkannya.

Julianto Jap, arsitek dan desainer MGAdesign, yang mendesain unit contoh apartemen Mapple Park ini mengatakan bahwa desainnya adalah minimalis. Desain minimalis ini diberi sentuhan kontemporer, dengan sentuhan floral, efek cahaya, dan permainan kombinasi material kaca, kain, dan kayu.

Sentuhan ini membuat desain juga terlihat dinamis. Salah satu contoh kesan dinamis yang didapat adalah pada kursi makannya yang bergaya resto. Kursi fix yang relatif besar tidak bisa digerakkan, namun tetap nyaman diduduki dan dipandang.

Satu set meja makan dan dua sofa yang berhadapan mengambil ruang hingga 150cmx150cm. Ruang ini memang kecil, tapi hebatnya, Julianto bisa menyulapnya hingga terlihat terang dan terasa lebar.

Rahasianya antara lain adalah pemanfaatan efek cahaya di belakang kursi, sehingga dibelakang kursi yang menempel seolah ada ruang. Selain itu warna terang dan gelap dipadu seimbang dengan aksen floral yang mengunci komposisi hingga menjadi sebuah furnitur yang cantik. (Indra Zaka Permana/iDEA) KOMPAS.com


Mendandani Teras Mungil Agar Menarik


Ukurannya mungil, hanya kurang lebih 3,2 meter persegi. Meski demikian tidak menghalangi teras ini untuk tampil menarik. Karena biar kecil, teras ini bermanfaat pula untuk menyambut tamu. Mau nyontek?

Rumah dimana teras ini berada luasnya kurang dari 100 meter persegi. Jadi pemanfaatan lahan harus maksimal, termasuk di dalamnya teras.Walaupun bukan bagian dari ruang dalam, tapi teras pun punya hak didandani secantik interior. Salah satu caranya adalah dengan memilih tema dan desain furnitur yang unik.

Untuk tampil menarik, tidak harus dengan furnitur mahal dengan desain kontemporer yang "aneh". Melihat dari foto teras ini, kesan catchy hadir dari penempatan tiga buah kursi berbeda desain. Ditambah lagi dengan wadah koran dan majalah yang desainnnya juga unik. Material kayu dengan warna alami, membuat teras ini tampil natural.

Beda desain, kok , tidak tampak acak-acakan, ya ? Kuncinya adalah tema. Teras mungil ini bertema natural, semua furnitur berwarna alami kayu. Itu sebabnya meski beraneka bentuk ada di sana, tetap tampak "menyatu". Sebaliknya, jika ingin mengaplikasikan lebih dari satu warna, tempatkan furnitur dengan desain yang senada.

Terbukti, kan , ukuran berapapun teras Anda, tetap ada cara membuatnya menarik. Tampilan cantik, fungsinya pun lebih maksimal. Menerima tamu tidak lagi mutlak di dalam rumah, di teras pun tidak mengapa. (Anissa Q. Aini/iDEA)KOMPAS.com

Ruang Mungil untuk Si Kecil

Lewat kreativitas dan panduan yang tepat, Anda bisa membuat rumah dengan space khusus untuk Si Kecil sekaligus nyaman untuk keluarga.

Ketika membangun rumah, segala mimpi pasti tercurah. Anda yang menggemari masak-memasak, pasti menginginkan dapur yang sempurna. Untuk Anda yang hobi membuat kerajinan tangan, rasanya studio pribadi sangatlah penting. Atau, Anda sudah mulai memikirkan masa depan bersama pasangan ketika memiliki anak. Yang terbayang pastilah ruangan bermain atau tempatnya menuangkan kreativitas.

Kalaupun melihat majalah yang memperlihatkan sebuah ruangan yang menurut Anda indah dan nyaman, kemudian Anda ingin menerapkannya pada rumah yang ditempati sekarang, belum tentu semuanya bisa seindah yang terpampang di lembar majalah. Entah itu ukuran ruang, pemilihan furnitur, hingga biaya biasanya menjadi kendala.

Kediaman Prameshwari Budiristio bisa menjadi panduan bagi Anda yang mengidamkan hunian nyaman dan fungsional untuk seluruh anggota keluarga, terutama Si Kecil.

Banyak inspirasi dari ibu satu anak ini yang bisa Anda aplikasikan, lho! Sssst, semua detail di rumah pemilik Dreamesh ini terinspirasi dari hasil browsing di internet yang dimodifikasi sendiri sehingga terasa personal, lho!

Taman Bermain Mini

Berawal dari rumput yang tak kunjung tumbuh dan terinspirasi foto pernikahan seseorang yang dilakukan di dinding depan rumah yang dimural, Amesh memutuskan untuk membuat sesuatu yang baru bagi halaman belakangnya.

Halaman belakang sengaja disemen, dibuat per blok, yang bisa dipakai untuk bermain plus barbeque bersama keluarga.

Pada tembok tersebut terdapat mural bergambar rumah jamur dengan kurcaci yang melongok keluar. Sebenarnya ada tiga ide yang diajukan pembuat mural, dan Amesh sengaja memilih tema fairytale ini karena dianggap paling nyambung dengan usia Yuara, Sang Buah Hati. Taman bermain mini ini juga ada di halaman depan, di atas rumput hijau, sengaja disimpan perosotan. Lengkap dan praktis, plus Si Kecil pun pasti betah.

Corat-coret di “Papan Tulis”

Banyak sekali sudut-sudut yang dibuat lebih fungsional di kediaman Amesh (panggilan akrabnya). Contohnya sebuah ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan, bagian dinding bawahnya sengaja di beri cat berwarna hitam. Tujuannya? Amesh tak ingin membatasi kreativitas Sang Anak, maka ia pun memodifikasi sebagian dinding ruangan tengahnya menjadi “papan tulis“.

Ya, dinding bawah pada ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan ini sengaja dicat hitam (pilih karakter cat doff ). Karena karakternya hampir sama dengan papan tulis, maka bekas coretannya pun dengan mudah bisa dihapus dan kemudian digambari kembali oleh crayon , kapur bebas debu atau pensil warna.

Selain cat hitam, Anda pun bisa menggantinya dengan lapisan triplek melaminto yang biasanya dipakai sebagai white board di sekeliling dinding rumah Anda. Nah, kalau media ini pilihan Anda, berarti alat tulisnya berupa spidol khusus yang bisa dihapus.

Bersebelahan dengan ruang tengah, terdapat ruang baca sederhana. Sebuah sofa dengan meja bulat (sekilas mirip penggulung benang) di depannya siap menemani Sang Penghuni membaca koleksi buku dari lemari unik di depannya.

Kamar Si Kecil

Untuk kamar Yuara, dinding hanya dicat warna krem, namun ada tambahan pernik di sana-sini plus pemilihan furnitur dengan warna cerah. Tengok saja dindingnya yang ditempeli stiker bergambar binatang sirkus.

Tepat di bawahnya, sebuah meja berkaki rendah disimpan dan digunakan sebagai tempat mainan dan buku-buku cerita. Lalu yang tak kalah menarik adalah lemari berwarna hijau terang yang dihiasi toples berisi mainan blok. Di dalam kamar, terdapat tempat tidur untuk Sang Buah Hati.

Hiasi dinding dengan stiker bergambar lucu untuk si kecil (Foto:Adrianus Adrianto)

Unik tapi Aman

Pada area living room tergambar kesan modern dan artsy . Ini terlihat dari sofa dan meja. Sofa berwarna jingga dengan coffee table berkonsep mozaik. Ya, jika bagian atas meja biasanya diberi kaca, maka meja ini diberi keramik dengan motif yang menarik. Hal ini membuat meja menjadi lebih aman untuk Si Kecil, karena material keramik tidak membahayakan.

Antara area makan dengan ruang keluarga terdapat kolom struktur yang tidak bisa dibongkar, akhirnya dibuatlah rak CD secara gantung, dengan pertimbangan agar anak bisa bebas berlarian ke mana-mana tanpa membahayakannya. Karena rak CD ini sengaja disimpan jauh dari jangkauan anak kecil.

Beranjak ke bagian depan rumah kembali, terdapat ruang makan yang terletak tepat di depan jendela. Meja kayu bergambar ayam jantan yang sedang berkokok seakan memberikan nuansa lain daripada yang lain pada ruang makan ini. Kursi yang dipakai adalah kursi lama yang diperbaiki dan diberi bantal motif polkadot.

Pada salah satu kamar, Amesh kembali menuangkan imajinasinya. Bagian plafon sengaja diberi nuansa yang berbeda yaitu berupa warna hitam putih sehingga menimbulkan efek lebih dramatis dibandingkan dengan cat hanya satu warna.

Ruang keluarga minimalis tapi sarat sentuhan personal pasti membuat penghuninya betah (Foto: Adrianus Adrianto)

Yuk, Tuang Ide Kita!

Ide kreatif yang dirancang sendiri oleh pemilik rumah memberikan nuansa maupun suasana yang berbeda tetapi tetap harus mempertimbangkan sisi fungsional. Hal ini tentunya bisa banyak di dapat jika anda rajin mencari ide-ide segar tersebut dengan membaca ataupun browsing . Sehingga Anda bisa tahu secara tepat apa sesungguhnya yang diinginkan dan bagai mana caranya agar ide-ide kreatif tersebut bisa diimplementasikan ke dalam ruangan atau rumah. Apalagi jika ide-ide tersebut berhubungan dengan kenyamanan anak. Tentunya sebagai orang tua, Andalah yang paling tahu apa yang paling sering dilakukan oleh anak Anda.

Jangan lupa juga satu hal, bahwa biasanya ide-ide yang terdapat dalam buku atau internet tidak berada di Indonesia, atau berada di luar negeri sehingga ada beberapa elemen dekoratif belum ada di pasaran Indonesia. Kalaupun ada, jenis variannya tidak terlalu banyak.

Salah satunya cat dekoratif sebagai pengganti wallpaper . Untuk jenis dan alatnya memang sudah banyak terdapat di toko bahan bangunan, tetapi ragam desainnya kurang bervariasi. Namun, jika Anda sedikit lebih jeli, hal tersebut bisa dibuat sendiri dengan berbagai macam media.

Selain cat dekoratif, Anda bisa menggantinya dengan digital printing yang bisa dipasang media yang cukup besar, dengan gambar yang bisa didesain sendiri sesuai dengan tema yang diinginkan. Namun, untuk cara pemasangannya pun harus hati-hati agar bisa terpasang dengan rapi dan benar.

Selamat berkreasi!

Naskah: rum@h desain & astrid isnawati, Alamat: Jl. Puring 27/3 komp. PLN Rempoa Ciputat (021-9369 8651), Lokasi: Kediaman Amesh Dreamesh Living www.dreamesh.blogspot.com, Foto: Adrianus adrianto

Desain Carport Sesuai Budget


Dahulukan penghitungan budget agar pembuatan carport lebih memuaskan. Berikut tiga alternatif desain dengan pemilihan material berbeda plus kisaran harga yang bisa menjadi inspirasi Anda.

Fungsi dasar carport adalah sebagai tempat parkir mobil di area terbuka sebuah bangunan (rumah). Biasanya, ukurannya tak terlalu luas, sekitar 3x5 m.

Yang harus diperhatikan sebelum membangun carport adalah dua material pentingnya yaitu lantai (keramik, beton rabat, conblock/grassblock , rumput, kayu, batu alam, besi pelat) dan atap (beton, polikarbonat/ fiber, kaca, kayu, tanaman rambat, besi, baja, kain, dsb).

Anda bebas memilih paduan yang mana. Lebih jelasnya, mari ikuti panduan berikut ini.

Desain 1:

Besi + Polikarbonat

Besi adalah material pabrikan yang umumnya dapat dipasang dengan cepat dan singkat. Namun dari sisi kandungan dan kekuatan bahan, masih di bawah baja sehingga harganya lebih murah. Oleh karena itu, besi untuk struktur carport perlu dimodifikasi, seperti diberi tambahan siku dsb.

Untuk penutup atapnya, dapat ditutup dengan bahan polikarbonat yang termasuk bahan fiber dan tembus cahaya. Bahan ini relatif terjangkau dan memang dibuat untuk material atap transparan.

Untuk konstruksi tertentu, besi memerlukan siku pada sambungannya dan mudah korosi bila tidak dilapis cat.

Bahan polikarbonat enteng dan memiliki warna dan motif garis yang cantik sayangnya mudah kotor dan rusak.

Taksiran harga = 9-12 juta

Desain 2:

Beton + Kaca

Beton adalah material konstruksi paling umum di rumah tinggal. Perkembangan teknologi membuat material ini dapat dimofikasi ke dalam bentuk yang beragam.

Sebagai atap carport dan lantainya, beton dapat berekspresi dengan berbagai tipe finishing . Seperti motif kamprot, garuk, atau ekspos. Beton juga dapat dibuat dengan konstruksi kantilever (gantung dengan satu sisi tiang). Sebagai elemen estetis, beton bisa dikombinasikan dengan kaca. Kaca juga berfungsi sebagai pencahayaan alami.

Beton harganya relatif terjangkau dan mudah diaplikasikan, juga bisa dikombinasikan dengan material apapun. Kekurangannya, beton termasuk berat dan untuk modifikasi desain harus dihitung kekuatan strukturnya.

Material kaca mudah menerima cahaya dan permukaan tipis. namun mudah kotor.

Taksiran harga = 18-20 juta

Desain 3:

Baja + Tanaman Rambat

Isu pemanasan global menuntut rumah kita memiliki area hijau yang cukup banyak. Selain sebagai pengganti oksigen, tanaman juga mampu mereduksi terpaan panas matahari.

Untuk carport , tanaman rambat dapat dipilih seperti yang tampak pada desain ini. Tanaman rambat dan besi baja profil IWF berpadu memberi kesan futuristik dan elegan dengan dirambatkan dengan wiremesh (besi jala).

Meski tak semahal beton, harga baja cukup mahal. Untungnya ia kuat dan menciptakan kesan futuristik yang bold .

Sementara tanaman rambat banyak pilihan jenisnya namun Anda perlu memikirkan biaya dan waktu perawatan.Foto: Adrian Mulya/Idea

Taksiran harga = 12-15 juta

Naskah & Ilustrasi: Novriansyah Yakub, atelier riri, Jl. Perkici 12/19 Bintaro, (0812 1032 303)
foto: adrian mulya/ idea

Selasa, 23 November 2010

Sentuhan Merah Yang Menghangatkan

Tahukah anda? Memberikan sentuhan warna merah pada ruangan, dapat memberikan kesan hangat. Coba lihat ruang tamu ini, cukup dengan memberi warna merah pada bagian-bagian tertentu. Kesan yang ditimbulkan tidak sekedar hangat, tetapi juga akrab.

Ruang tamu ditata simple. Tidak banyak pernak-pernik. Begitu pula dengan desain furnitur yang digunakan. Di ruang tamu diletakkan satu set sofa. Masing-masing tiga, dua, dan satu dudukan. Sofa berwarna hitam, berlapis kulit. Ditata melingkar, dilengkapi pula dengan sebuah meja kaca di bagian tengah.

Warna-warna netral, seperti putih, abu-abu, dan hitam mendominasi ruang tamu. Sehingga tampilannya cenderung "dingin". Agar ruangan terasa lebih "hidup", berikan paduan warna yang menghangatkan dan memberi kesan akrab. Pilihannya tentu saja pada warna-warna hangat. Salah satunya adalah warna merah.

Pengaplikasian warna merah, antara lain pada lantai. Lantai menggunakan granit merah. Dibuat serasi dengan warna bantal dan lukisan. Ruang tamu pun tidak lagi terkesan plain. Tertarik untuk mencoba?

Elemen Dekoratif nan Manis Sekaligus Tolak Bala

Dinding yang polos tanpa hiasan, akan tampak kosong dan tentu saja dapat mengganggu tatanan interior rumah Anda. Ada banyak pilihan aksesori ruang yang bisa Anda gunakan untuk mempercantik tampilan dinding. Sekaligus mempercantik tampilan ruangan.

Untuk keperluan menghias dinding, biasanya pilihan jatuh pada lukisan. Meski sebetulnya masih ada pilihan lain sebagai hiasan dinding. Misalnya, cermin.

Banyak cara menjadikan cermin menjadi elemen dekoratif dinding. Anda bisa memilih cermin-cermin berdesain unik, atau Anda bisa menyusun cermin dengan pola tertentu. Misalnya seperti yang terlihat pada foto.

Dinding ruangan tidak lagi polos, melainkan semakin menarik dengan adanya susunan dari potongan-potongan cermin. Tidak perlu memikirkan yang rumit. Untuk mendapatkan tampilan seperti di foto, Anda tinggal menyusun potongan-potongan cermin berukuran 20cmx20cm itu dalam pola melingkar dan berpusat.

Pola susun cermin sebetulnya bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Susunan tujuh buah cermin dengan pola melingkar dan berpusat, seperti yang Anda lihat pada foto ini, terinspirasi dari kaidah feng shui. Konon susunan cermin demikian dapat menolak bala alias memantulkan energi negatif yang masuk ke dalam rumah.

Menarik bukan? Selain jadi aksen pada dinding, cermin rupanya bermakna positif sesuai kaidah fengshui.

Putar Dinding, TV Dilihat dari Dua Ruang

Kreasi menata hunian tidak hanya pada furnitur. Televisi pun bisa. Hasilnya ok.

Keberadaan televisi sudah menjadi keharusan di tiap rumah. Sering kali ada banyak TV di satu rumah. Satu ruang satu TV, hingga terkesan sesak. Padahal belum tentu intensitas menonton menjadi rutin.

Untuk mengefisiensikan peran, TV diletakkan di ruang keluarga. Jadi seluruh anggota keluarga dapat menikmati. Keakrabanpun terjalin. Tapi kemudian timbul kebosanan saat letak TV masif. Menvariasikan letak televisi pun dapat memecah kebosanan.

Misal dengan peletakkannya pada dinding. Masih bosan juga? Buat instalasinya berbeda dari kebanyakan. Hingga tercipta view menonton TV di dua arah.

Seperti pada unit contoh Sahid Sudirman Residences ini. Dinding berlapis kaca dilubangi seukuran 90cmx60cm. Pada bagian tengah dibenamkan tuas memanjang dari atas hingga lantai. Tuas difungsikan sebagai titik tumpu dinding olahan agar dapat berputar 360ยบ. Pada dinding ditempelkan TV tipis, berteknologi LCD. Konsep seperti ini menjadikan TV bisa ditonton dari dua ruang yang bersebelahan. Dari ruang keluarga dan dari kamar tidur.

Kamis, 18 November 2010

Konsep Bangunan Rumah Berplafon Tinggi

Hemat Energi, Plus Tambah Nilai Jual

Produk properti memiliki banyak sisi yang bisa dimunculkan sebagai keunggulan. Bukan hanya lahan yang bisa diukur dari strategis tidaknya lokasi, tapi juga desain atau kualitas bangunan. Selain itu, pengaturan sirkulasi udara dengan permainan plafon yang tinggi ternyata dinilai punya daya jual tersendiri.

Surabaya yang notabene adalah kota dengan suhu udara cukup panas mengharuskan pemilik rumah untuk menyiasati agar mereka kerasan tinggal di dalamnya.

Memang, bagi sebagian orang udara panas bisa diakali dengan memasang pendingin udara (AC/air conditioner). Namun, peralatan elektronik ini butuh biaya tidak kecil, belum lagi beban rekening listrik yang harus dibayar setiap bulan.

Salah satu cara yang kini mulai jamak dilakukan pengembang, adalah memanfaatkan sirkulasi udara yang ada, dengan membuat plafon rumah lebih tinggi dari standar yang selama ini digunakan.

Dirut PT Graha Agung Kencana, Nurhadi mengatakan, banyak hal yang mendasari pengembang menerapkan konsep bangunan rumah dengan plafon tinggi. Selain untuk menyiasati pemasangan banyak jendela, langkah ini juga bisa memberi nilai tambah bagi produk propertinya.

“Sangat terasa bahwa dengan keunggulan produk seperti bangunan berplafon tinggi, menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Mereka jelas lebih menyukai konsep seperti ini,” kata Nurhadi, Selasa (16/11).

Ia mengungkapkan, saat ini beberapa proyek perumahan untuk segmen menengah yang dibangunnya menonjolkan konsep plafon dengan tinggi rata-rata 4,5 meter. Seperti pada proyek Green Hill Residence di Gresik, Graha Semanggi Residence di Surabaya dan Graha Juanda Residence di Sidoarjo.

Tingginya minat konsumen terhadap bangunan plafon tinggi itu dibuktikan dengan tak dibutuhkannya waktu yang cukup lama untuk menjual propertinya. Ia sadar bahwa saat ini yang dibutuhkan konsumen, bangunan dengan konsep hemat energi dan ramah lingkungan.

“Dengan bangunan rumah yang berplafon tinggi, otomatis juga memberikan kenyamanan bagi penghuni. Selain kebutuhan akan sirkulasi udara terpenuhi, mereka juga tak perlu pendingin ruangan lagi,” ujar Nurhadi.

Marketing Manager PT Bumi Lingga Pertiwi Achmad Z Arief menambahkan, selama ini proyek perumahan yang dikembangkan memang menyesuaikan dengan tipe rumah, termasuk ketinggian plafonnya. Pasalnya, pihaknya tetap mementingkan desain yang nyaman dihuni dan enak dipandang (eye cathing).

“Tinggi plafon yang kita pakai disesuaikan tipe masing-masing rumah. Idealnya, memang mulai 2,75 hingga 4 meter untuk ketinggian plafon,” ulas Arief.

Sesuaikan Fungsi

Pengamat Arsitektur dari Laboratorium Perumahan dan Permukiman ITS Wahyu Setiawan mengatakan, plafon tinggi jika tidak disertai keberadaan ventilasi yang cukup, maka hunian tetap akan terasa panas karena udara yang terjebak di bawah plafon tidak dialirkan atau dibuang.

“Plafon tinggi memang memberi volume yang besar terhadap udara yang masuk, tapi jika di dalamnya tidak ada jendela maupun cerobong ya udara akan tetap panas dan turun ke bawah plafon,” kata Wahyu, Selasa (16/11).

Sebenarnya, hunian yang ideal tidak membutuhkan plafon terlalu tinggi. tinggal menyesuaikan saja dengan fungsinya. “Misal ruang tamu, seberapa sering orang berada di sana, berapa jumlah anggota keluarga. Nggak perlu didesain terlalu tinggi. Konsep ini mengacu apabila ukuran lahan terbatas,” jelasnya.

Namun, sebagai trik atau strategi pemasaran, desain plafon tinggi tak jarang dijumpai di perumahan-perumahan modern. Tujuannya, agar memiliki nilai jual lebih.

“Banyak developer sekarang dalam membangun rumah hanya memerhatikan arsitektur rumah saja, tidak memerhatikan aspek pendinginan alami,” ujar Wahyu.

Ia memberi contoh, keberadaan jendela yang tidak sejajar dengan tubuh, keberadaan taman yang sangat minim, lokasi rumah yang satu dengan yang lain berimpitan, serta pemilihan bahan bangunan yang tidak menyerap panas.

Sebetulnya, jika aspek itu diperhatikan maka bisa meminimalisasi AC dan biaya operasional bisa ditekan. “Kalau harga rumah Rp 500 juta harusnya semua aspek itu sudah bisa terpenuhi. Keberadaan taman yang cukup luas, aspek ketebalan dinding, serta pemilihan bahan kacanya yang bisa memantulkan sinar, bukan menyerap,” katanya.

Kemudian, desain genteng rumah dibuat ada sedikit rongga untuk membuang angin. Tak perlu dipasang aluminium foil lagi untuk mencegah masuknya air hujan. “Pilih jenis genting yang tidak cepat menghantarkan panas dengan desain yang berongga,” lanjut Wahyu.

Untuk hunian di daerah tropis dengan kultur perumahan berimpit, bisa disiasati dengan tanaman sebagai faktor pendingin. “Developer sekarang kalau bangun taman adalah bagian dari rumah, kebalikan dengan di luar negeri bahwa rumah adalah bagian dari taman. Lihat saja desain antar-rumah pasti ada jarak dan selalu ada taman,” imbuhnya.

Wahyu menambahkan, rumah yang tidak berimpit bisa menangkap angin dari keempat sisi. Green architecture sudah lama dibangun di luar negeri, implementasi di sini masih minim.

“Jika lahan terbatas, taman bisa disiati dengan membuat anjang-anjang untuk tanaman rambat agar mereduksi panas. Sekecil apa pun luas lahannya, keberadaan tanaman hijau pasti bisa menambah kenyamanan penghuni,” tutur Wahyu.ndio/ame

Rabu, 10 November 2010

Ruang Tamu Minimalis Nan Multifungsi

Detail Berita
Ruang tamu minimalis yang multifungsi. (Foto: Getty Images)

MENDESAIN ruang tamu tak boleh sekadar mengikuti tren. Anda harus mengerti dulu aturan konsep yang ingin diaplikasikan, tak terkecuali konsep minimalis. Untuk mengaplikasikan gaya minimalis pada ruang tamu, sebaiknya perhatikan dulu makna konsep tersebut.

Kebanyakan kita mengenal desain minimalis sebagai gaya yang erat kaitannya dengan unsur garis-garis atau kotak-kotak. Padahal, bila menilik lebih jauh tentang konsep ini, minimalis bukan sekadar soal garis dan bentuk, tapi berkaitan pula dengan minimalisasi budget dan keterbatasan lahan.

Menurut arsitek Briyan Talaosa, dengan mengaplikasikan konsep minimalis, budget dan lahan yang terbatas bisa dioptimalkan. Tentu tanpa mengurangi tingkat kenyamanan dan kesederhanaan konsep ini. Hal serupa dikatakan arsitek Khairul Anwar.

Dia mengatakan, pada dasarnya konsep minimalis tidak kalah mewah dengan konsep bangunan lain. Walaupun dari biaya struktur pembangunan desain minimalis terbilang minim, konsep ini bisa dipermewah dengan elemen dekoratifnya.

Lantas, bagaimana dengan ruang tamu minimalis? Briyan mengatakan, adanya ruang tamu minimalis lebih karena pergeseran kebutuhan atau fungsi ruang itu sendiri. Pemilik rumahrumah kecil dan sederhana malah jarang yang mengaplikasikan ruang tamu di kediamannya.

”Sekarang orang lebih banyak menerima tamu yang tidak dekat di luar rumah. Berbeda bila tamu yang datang orang dekat, maka diterimanya di ruang keluarga atau ruang duduk. Kalaupun ada yang menerima tamu jauh, biasanya desain-desain yang berkembang saat ini paling banyak memaksimalkan foyer,” sebutnya.

Briyan menyebutkan, pembuatan foyer tidak membutuhkan lahan yang besar seperti standar ruang tamu. Cukup dengan menonjolkan identitas ruang tersebut, maka foyer bisa digunakan sebagai ruang tamu.

Dengan catatan, foyer dibuat satu kesatuan dengan ruangan lain di dalam rumah. Alternatif lain, desain ruang tamu yang multifungsi.

Artinya, bila memang disediakan ruang tamu, sebaiknya ruang tersebut jangan sekadar didesain sebagai penerima tamu, manfaatkan pula dalam bentuk lain seperti tempat penyimpanan atau kamar tidur tamu. Itu karena tidak semua rumah menyediakan ruang tidur untuk tamu. Untuk itu, pilihan furniturnya patut untuk diperhatikan, salah satunya pengaplikasian sofa bed.

”Inilah yang saya katakan selain minimalis dari segi budget, juga multifungsi. Kalau minimalis dari segi desain,rasanya pola pikir kita terlalu dibatasi. Padahal, orang awam butuh jasa kami sebagai desainer adalah untuk mengatasi keterbatasan tersebut,” sebut Briyan.

Aspek lain seperti warna dan bentuk yang digunakan sebaiknya bersinergi serta harus satu kesatuan dengan ruang yang lain. Sejatinya desain minimalis tidak hanya berpatok pada unsur garis dan kotak, melainkan bisa pula bermain pola lengkung.

Yang penting, harmonisasi ruang dan kenyamanannya harus ada. Contoh lain, furnitur bale biasanya diterapkan dalam hunian yang cenderung bergaya etnik klasik. Namun, kalau Anda pintar menyiasati, sebenarnya bale bisa dimasukkan ke dalam konsep minimalis.

Caranya, detail bale itu diubah atau disederhanakan. Selain bentuk, yang paling mencerminkan ruang tamu minimalis adalah furnishing-nya. Misalkan Anda ingin di bagian tertentu di sudut ruangan menggunakan material stainless asli. Namun, karena ingin meminimalisasi budget, Anda dapat mengaplikasikan bentuk lain yang mirip dengan stainless.

Hal lain berkaitan dengan ruang tamu minimalis adalah fungsi ruang tamu sebagai penerima tamu. Maka itu, yang perlu diperhatikan adalah skala proporsi dan flow. Flow dalam arti, saat penghuni melakukan aktivitas di ruang tersebut tidak bersinggungan dengan barang-barang yang ada sehingga lebih nyaman saat orang sedang berlalu lalang.

Untuk menyiasati flow ruang tamu minimalis adalah dengan cara mengatur flow-nya supaya tidak ada aliran orang diagonal di ruang tamu, tapi seharusnya linear. Jadi, bagaimana Anda membentuk suatu area yang tidak dilewati oleh aktivitas lain.

Misalnya, kalau Anda meletakkan furnitur yang terlalu besar pada ruangan sempit, tentu akan sangat tidak nyaman karena dapat mengganggu skala gerak dan sirkulasi penghuni dalam melakukan aktivitas pada ruang tersebut. Jadi, penting diperhatikan optimalisasi bagian tertentu yang Anda letakkan furnitur.

(SINDO//nsa)

About

Diberdayakan oleh Blogger.