Laman

Kamis, 10 Juni 2010

Teguran KPI Kepada Semua Stasiun Televisi Terkait Video Seks "Ariel-Luna Maya-Cut Tari"


PEMBERITAAN terkait beredarnya video seks mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari di hampir semua stasiun televisi berbuah surat peringatan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

KPI menilai semua pemberitaan tersebut berpotensi melanggar sejumlah aturan yang ada di UU No.32 tahun 2002 tentang Penyiaran dan Pedoman Prilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) KPI tahun 2009.

Peringatan tersebut ditegaskan dalam surat KPI Pusat bernomor 257/K/KPI/06/10 dan ditandatangani Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat, Selasa (8/6).

Dalam pernyataan sikap keesokan harinya, Dadang Rahmat Hidayat juga menegaskan, KPI melarang ditayangkannya gambar-gambar yang terdapat dalam video-video tersebut, khususnya di televisi dan di semua program acara baik berita, infotainment, talk show,dan sebagainya.

“KPI bukan melarang memberitakan tentang peristiwa hebohnya video porno mirip artis itu. Namun KPI melarang menayangkan gambar yang bersifat cabul siapa pun yang berada dalam adegan video tersebut. Kami minta supaya program tersebut di kreasi dan dikemas sesuai aturan yang ada,” jelas Dadang di depan wartawan media cetak dan juga elektronik yang hadir dalam konferensi pers di kantor KPI Pusat, Rabu (9/6).

(gur/gur)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Diberdayakan oleh Blogger.